4/30/2006

PSA: Anti Pembajakan

Client:n/a Art Director:Ferdinand Zebua Copywriter: Ferdinand Zebua Sketch: Ferdinand Zebua

Terinspirasi dari percakapan kita tentang PSA anti-pembajakannya si Dedi, gue jadi kepikiran ide ini.

Jelas masih kasar; bisa dianggap baru sketsa layout (and obviously I don't sketch that well). Dua versi, satu dengan copy Inggris, satu dengan kopi Bahasa Indonesia. Lebih suka kopi Inggris, tapi takut nggak ketangkep. Sketsa pensil 2b di kertas fotokopi A4 80gsm. Biar lebih kelihatan maksudnya, gue scan greyscale, crop ilustrasi, kasih warna pake layer dengan efek multiply (pake WinGIMP), trus gue layout buat ukuran A4 dan copy-nya gue ketikin ulang pake Freehand (bisa aja sih pake Inkscape).

Idenya adalah fokus pada stopper image, sang 'pembajak' 'merogoh' dengan 'sangat tidak sopan'. Obyektif menimbulkan rasa jijik akan tindakan mencurangi pekerja kreatif, berdasarkan insight bahwa pembajakan mengurangi pendapatan pekerja kreatif. Gue pribadi merasa sketsa gue masih kurang tidak sopan; aturan 'rogohan'-nya lebih dalem lagi. Tapi rada takut nggak keliatan Compact-Disk (CD)-nya. Idealnya sih treatment-nya foto high-contrast, background hitam teks putih. Kalo fotonya BW dan grainy mungkin menarik juga...

Kalo pengen dirapihin, silahken :)

Paling nggak sesudah gue kirim ke lu, mudah-mudahan gue bisa mengenyahkan imaji laknat ini dari benak untuk segera beralih konsentrasi, memenuhi persyaratan lowongan kerjanya Nimas!

Eh sekalian nitip iklan ya Dam: Anda mencari seseorang untuk menjadi (Junior) Art Director atau (Junior) Copywriter? Jangan segan-segan hubungi saya di ferdikom98 [di] gmail [titik] com, atau kunjungi blog saya di http://lemi4.blogdrive.com

Thx ya Dam :)

14 Comments:

At 12:57 PM, Blogger damisidharta said...

Sekilas idenya menarik! Tapi setelah gw pikir2 lagi: Emang kalo diperkosa dengan kompensasi gw mau ya? Emangnya gw perek?! hahahaha...

Gw ngerasa perkosaan sama piracy itu rada gak nyambung deh..(menurut gw lo...) Dan lagi korbannya kenapa cewe? gw rasa kalo korbannya cowo bakal lebih jijik, dan pembajak bakal lebih males liatnya... hahahahaha...

 
At 8:30 PM, Anonymous fERDI:) aka. Lemi4 said...

Sebenarnya sih Dam, coba perhatiin deh tuh ceweknya: dagunya kokoh, lengan atasnya besar, bahunya lebar... kayanya yang 'diperkosa' tuh waria deh.

[kebayang pikirannya:]
Duh, duh.. gimana yaa.. aduh duh nggak sopan dech.. duh duh tapi kayanya.. jadi enak... duh duh gimana yah.. aachhh... awww!

[perhatikan tangan kiri sang 'perempuan' yang merogoh ke belakang (!)]


------


But seriously, para seniman itu kalo lu ngobrol sama mereka (bahkan gue bisa bilang kalo lu coba ngomong sama dirilu sendiri, Dam), mereka itu sangat cinta sama karya mereka. Bagi mereka karya mereka itu adalah pernyataan cinta mereka kepada dunia. Atau paling nggak pernyataan cinta mereka tok. Titik. (not necessarily pointed at anyone alias tidak ditujukan kepada pihak manapun secara khusus). Mereka (kita?) merasa bila karya mereka (kita?) dibajak (atau dipergunakan tanpa consent/secara paksa tanpa persetujuan), itu serasa cinta yang dirampas.

[walaupun terlalu deterministik-naif untuk berpikir bahwa hubungan tiap seniman dengan karyanya adalah sedalam itu; tapi ngeliat betapa hati mereka begitu patah...]

Sekilas gue ngeliat sebuah kelemahan konsep yang penting: pembaca melihat dirinya sebagai pihak yang diperkosa, tanpa mereka memahami hubungan antara seniman (yang diperkosa) dengan karyanya (yang dirampas).

Kayanya gue mulai kebayang gimana ngebetulin copy-nya...

 
At 10:19 PM, Blogger desigNani said...

Wah..saya rasa bila iklan ini dipasang takut kena UU APP..hehehee....Sketsa emang masih belom rapi, udah dijelasin sama ferdi kan di posting.
Comment saya, saya rasa iklan ini terlalu ekstrim, pembajakan terlalu berat untuk diperhubungkan dengan pemerkosaan. memang halnya sama dengan bila karya kita dibajak mengunakan istilah karya kita diperkosa.
Namun pengertian pemerkosaan disini mengkaitkan wanita, jatuhnya persepsi orang malah pengertian melecehkan....

 
At 12:19 AM, Blogger damisidharta said...

Fer, penjelasanlo menurut gw justru malah bikin iklan ini makin kmana-mana.. Cewe jadi waria.. yg tadinya marah diperkosa (pencipta yang marah2 karena dibajak) malah keenakan dan ngebales grepe-grepe.. makin gak jelas nih..

 
At 1:13 PM, Blogger Erick Gustianto said...

Awas! cewek bajakan (Waria) hehehehehe .....

 
At 1:15 PM, Blogger RNH said...

Errr.... berani amat, vulgar.

Untuk menggambarkan pemerkosaan ndak mesti explicitly shown lewat gambar cewe digrepek2 kan?

 
At 4:06 PM, Anonymous william said...

fiuh...gw lebih shock ngeliat visualnya..hahahaha daya kejutnya boleh lah, tapi sayang visualnya ga akan bikin audience simpatik (terlalu vulgar gw rasa y) dan melihat budaya dan peraturan periklanan di indo ini iklan c kayanya gakkan jalan, jangan2 baru liat visualnya udah pada males baca copynya yang terhitung cukup panjang dengan font yang cukup kecil itu, ..abis baca copynya aja, gw yang udah sering ngebajak ini juga kayanya ga tergugah...ada yang nyantol ...visualnya ganggu n ga nyambung...mikirnya kejauan kayanya...saran gw c coba di simplelin aja..target lo kan pembajak, kalo dilihat dari sifatnya pembajak mah gada yang mikir jauh, to the point aje..gw ngebajak karena murah dan simple...ya ga? :)

 
At 10:28 PM, Anonymous fERDI:) aka. Lemi4 said...

William said:
..abis baca copynya aja, gw yang udah sering ngebajak ini juga kayanya ga tergugah

Setuju Wil, dan itulah kelemahan copy-nya (yang seharusnya di benak gue mendukung visual-nya): Seharusnya copy-nya menjelaskan bahwa karya cipta sang pencipta itu adalah sesuci cinta; dan ketika lu merampas cinta tanpa izin pemberi cinta, itu namanya rape alias pemerkosaan.

Sampai saat ini gue belum menyempatkan diri untuk menyusun kata-kata dengan makna tepat seperti yang dimaksud di atas. Weekend nanti dah, kalo gue ngga' lembur (sigh...)

 
At 10:31 PM, Anonymous fERDI:) aka. Lemi4 said...

Oh! lupa lagi kan:

Dam! Tuh penjelasan gue soal Waria tuh becanda lagi! Gue menggambar cewek lagi! Ya ampun! Masa' sih gue bermimpi memperkosa waria! Nggak mungkin lah otak gue ampe se 'ancur itu! Amit amiiiit deh... :p

 
At 10:35 PM, Anonymous fERDI:) aka. Lemi4 said...

Duh! Lupa lagi kan...

Untuk menggambarkan pemerkosaan ndak mesti explicitly shown lewat gambar cewe digrepek2 kan?

Dalam kasus ini harus; paling nggak karena di konsep visual gue si cowok bukannya (dalam tanda kutip) "sekedar" ngegerepe tuh cewe; dia "sekaligus" nyolong lagu berbentuk CD dari dalam dada sang wanita (alias sang pencipta)

 
At 11:42 AM, Blogger Kotzy said...

kasar!kasar!kasar!
terlalu vulgar, tapi kalo gw jadi talent cowoknya oke juga hehehe....
oiya, inggrisnya salah tuhhh gak yanbung ama versi indonesianya...

 
At 11:18 PM, Anonymous Anonymous said...

Sampai saat ini gue belum menyempatkan diri untuk menyusun kata-kata dengan makna tepat seperti yang dimaksud di atas. Weekend nanti dah, kalo gue ngga' lembur (sigh...)

yooosh...ciayoooo man, kulik aja idenya ampe ngepul, masih bisa banget di push lagi ya kayanya...menantang banget c...gw juga pengen coba ah nanti (kalo dah sempet :P heheh libas CI Busway dulu ni baru tenang :P bt gw ma garuda and salaknya)

 
At 11:22 PM, Anonymous william said...

Weekend nanti dah, kalo gue ngga' lembur (sigh...)

yooosh...ciayoooo man, kulik aja idenya ampe ngepul, masih bisa banget di push lagi ya kayanya...menantang banget c...gw juga pengen coba ah nanti (kalo dah sempet :P heheh libas CI Busway dulu ni baru tenang :P bt gw ma garuda and salaknya)

 
At 12:47 PM, Blogger jeff said...

My step-father is Indonesian. Maybe I'll have him read these comments to me.

 

Post a Comment

<< Home